Sosialisasi Program Kependudukan Dan Keluarga Berencana Melalui Media Seni Dan Budaya

Ponorogo, wartadesa - Masalah Kependudukan adalah masalah yang sangat kompleks, karena dengan jumlah penduduk yang besar akan mempengaruhi dampak perekonomian, lapangan kerja, masalah sosial bagi suatu negara.

Kamis 21 Nopember 2013 bertempat di gedung sasana praja dilaksanakan sosialisasi kependudukan dan KB melalui seni dan budaya.

Bupati Ponorogo dalam sambutannya mengatakan bahwa komitmen Pemerintah Daerah tentang KB  adalah membentuk badan yang menangani Keluarga Berencana yakni Badan KB dimaksudkan agar penanganan KB bisa optimal, juga tenaga dibidang Kb yaitu tenaga yang mendukung program KB adalah tenaga struktural sejumlah 25 orang tenaga fungsional 122 orang.


Selain itu didukung oleh 307 PPKBD dan 1592 sub ppkbd. juga didukung ddngan berbagai prasarana yakni berdirinya 21 kantor Balai Penyuluhan KB diseluruh kecamatan.

Pencapaian program Kb jjga menunjukkan hasil yang menggembirakan .Bulan  oktober mencapai 24.138 orang , (102,9 % ).

Prestasi program kb tahun 2013 sebagai berikut yakni  Juara 1 PPKBD tingkat nasional, juara 1 KB lestari kategori 15 tahun tingkat provinsi Jawa Timur.Juara 1 duta kontrasepsi tingkat Jawa Timur.Juara 1 KB mandiri tingkat jawa timur.juara 1 cerdas cermat KB tingkat Jawa Timur, Juara 2 pengelola UPPKS tingkat Jawa Timur, juara 3 keluarga harmonis tingkat jawa timur, Nominasi 5 besar pengelola rumah sakit yang melayani KB tingkat nasional.

Dengan berbagai prestasi kni akan mendorong seluruh pelaku yang menangani program KB bisa maksimal untuk menekan laju pertambahan penduduk.

Pada kesempatan itu hadir dari BKKBN Provinsi Jawa Timur Ir. Ajeng lukitowati dari BKKBN kegiatsan ink merupakan program DPR RI sebagai evaluasi program kependudukan.

Isu lapangan kerja untuk usia muda butuh penanganan khusus. untuk menekan laju pertumbuhan kependudukan maka butuh peran penting dari kader PPKBD, sub PPKBD, PLKB.

Sedangkan dari DPR RI Ibu Mardiyana Indraswari, dalam smbutannya menyampaikan Bahwa reyog sebagai cagar budaya asli Ponorogo harus kita lindungi. Setiap kunjungan keluar negeri selalu memperkenalkan Reyog Ponorogo.

Saat ini UU yang sudah jadi UU BPJS jadi semua masyarakat di Indonesia nanti akan mendapatkan jaminan kesehatan dari Pemerintah.Sosialisasi ini dimaksudkan agar kita semua sadar betapa pentingnya KB untuk kesejahteraan kita semua.(*)




sumber : Humas Ponorogo