PERTANIAN UNGGUL SONGSONG MASYARAKAT EKONOMI ASEAN

MAGETAN, wartadesainfo - Sebagai komitmen mendorong pertanian dalam arti luas untuk terus berkembang, Pemerintah Kabupaten Magetan menggelar Krida Pertanian secara rutin setiap tahun. Untuk Tahun ini, Krida Pertanian tingkat Kabupaten Magetan dipusatkan Desa Lembeyan Wetan.
Kegiatan dibuka Bupati Magetan, Drs. H. Sumantri, MM pada hari Selasa 16 Juni 2015. Hadir pula pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati, Ketua Komisi C DPRD Magetan, Perwakilan Dinas Peternakan Propinsi Jawa Timur serta Kepala SKPD terkait.
Berbagai rangkaian acara digelar pada kegiatan ini. Diantaranya, gebyar pedet hasil inseminasi buatan, kontes lele terberat, promosi gemar minum susu, promosi program tambahan makanan bergizi untuk ibu hamil dan menyusui, promosi pangan lokal sehat bergizi. Tidak ketinggalan, bazaar sembako murah, bazar promo produk unggulan dan olahan produk unggulan pertanian.
Selain itu diserahkan bantuan alat pertanian berupa mesin traktor, pompa dan mesin cultivator. Diberikan pula apresiasi kepada petugas pertanian berprestasi dan pemenang lomba cipta menu.
Bupati Magetan mengungkapkan, Krida Pertanian ini dilaksanakan agar masyarakat petani lebih termotivasi, saling bertukar informasi dan pengalaman terhadap keberhasilan yang dicapai petani lainnya serta evaluasi dan refleksi usaha pertanian yang telah dilakukan selama ini.
Ditambahkan, tantangan dan kesempatan dunia pertanian saat ini semakin besar. Pertanian dihadapkan pada upaya lebih meningkatkan kemandirian pangan serta kesejahteraan mewujudkan kesejahteraan masyarakat pertanian yang adil, mandiri dan bermartabat dalam menyongsong diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN.
Potensi pertanian yang begitu besar di Magetan harus disertai kesiapan menghadapi pasar yang semakin terbuka dan kompetitif. Untuk itu diperlukan peningkatan daya saing produk dan usaha pertanian yang ditopang oleh dukungan pemerintah, sektor usaha atau swasta. Pengkatan kualitas Sumberdaya Manusia Pertanian yang memilik kompetensi dan keterampilan yang tinggi juga tidak dapat ditawar lagi. Selain itu, pelaku usaha pertanian harus dipacu untuk produktif dan efisien dalam menghasilkan produk pertanian yang bermutu dan bermitra dengan petani baik dalam sektor agrobisnis, agroindustri maupun agrowisata. (ieh)



 sumber :  humasprotokolmagetan